ALLAH Subhanahu wa Ta’ala
berfirman:
“Kaum pria adalah pemimpin
bagi kaum wanita disebabkan
Allah telah melebihkan sebagian
mereka (kaum pria) di atas
sebagian yang lain (kaum
wanita) dan disebabkan kaum
pria telah membelanjakan
sebagian dari harta
mereka…” (An Nisa: 34)
Demikian indahnya tuturan
kalam Ilahi di atas menetapkan
tatanan hidup yang pasti
mengantarkan kepada
kebahagiaan. Namun manusia
yang durjana ingin merubah
keindahan tatanan tersebut.
Akibatnya musibah datang silih
berganti dan malapetaka
semakin meluas. Wanita yang
seharusnya tunduk di bawah
kepemimpinan pria menjadi
sebaliknya, ia yang memimpin.
Padahal Rasul yang mulia
shallallahu ‘alaihi wasallam jauh
sebelumnya telah berpesan
dalam sabdanya yang agung:
“Tidak akan beruntung suatu
kaum yang menyerahkan urusan
mereka kepada seorang
wanita.” (Shahih, HR. Bukhari no.
4425)
Kita tahu setiap rumah tangga
butuh seorang pemimpin untuk
mengatur keperluan rumah
tersebut berikut penghuninya
dan ia bertanggung jawab atas
seluruh penghuni rumah. Karena
begitu besar perannya maka ia
harus didengar dan ditaati
selama tidak memerintahkan
maksiat kepada Allah Subhanahu
wa Ta’ala. Dan dengan hikmah-
Nya yang agung, Allah
Subhanahu wa Ta’ala memilih
pria untuk menjadi pemimpin
tersebut.
Berkata Al Imam Ath Thabari
rahimahullah menafsirkan ayat di
atas: “Kaum pria merupakan
pemimpin bagi para wanita
dalam mendidik dan
membimbing mereka untuk
melaksanakan kewajiban kepada
Allah dan kepada suami-suami
mereka. Karena Allah telah
melebihkan kaum pria di atas
istri-istri mereka dalam hal
pemberian mahar dan infak
(belanja) dari harta mereka guna
mencukupi kebutuhan keluarga.
Hal itu merupakan keutamaan
Allah tabaraka wa ta’ala kepada
kaum pria hingga pantaslah
mereka menjadi pemimpin kaum
wanita…”
Kemudian beliau menukilkan
tafsiran Ibnu Abbas radhiyallahu
‘anhuma terhadap ayat di atas:
“Pria (suami) merupakan
pemimpin wanita (istri) agar
wanita itu mentaatinya dalam
perkara yang Allah perintahkan
dan mentaatinya dengan berbuat
baik kepada keluarganya dan
menjaga hartanya. Bila si istri
enggan untuk taat kepada Allah,
boleh bagi suami untuk
memukulnya dengan pukulan
yang tidak memberi cacat…”
Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma
juga menyatakan pria lebih
utama dari wanita dengan
nafkah yang diberikannya dan
usahanya. (Lihat Tafsis Ath
Thabari, 5/57-58)
Syaikh Abdurrahman bin Nashir
As Sa’di rahimahullah berkata
setelah membawakan ayat ini
dalam tafsir beliau: “Pria
memimpin wanita dengan
mengharuskan mereka
menunaikan hak-hak Allah Ta’ala
seperti menjaga apa yang
diwajibkan Allah dan mencegah
mereka dari kerusakan. Mereka
juga memimpin kaum wanita
dengan memberi belanja/nafkah,
memberi pakaian dan tempat
tinggal.” (Taisir Al Karimir
Rahman fi Tafsir Al Kalamin
Mannan hal. 177)
Maka dapatlah dipahami bahwa
pria dijadikan pemimpin bagi
wanita karena dua perkara:
Pertama, Allah telah melebihkan
pria atas wanita dari berbagai
sisi di antaranya pria secara
khusus diberi wewenang untuk
memimpin negara, sementara
bila ada wanita yang memimpin
negara maka ditujukan
kepadanya sabda Nabi shallallahu
‘alaihi wasallam:
“Tidak akan beruntung suatu
kaum yang menyerahkan urusan
mereka kepada wanita.” (Shahih,
HR. Bukhari)
Demikian pula dalam masalah
kenabian dan kerasulan, khusus
diangkat dari kalangan pria
sebagaimana firman-Nya:
“Tidaklah Kami mengutus rasul-
rasul sebelummu (wahai
Muhammad) melainkan beberapa
orang laki-laki yang Kami beri
wahyu kepada mereka.” (Al
Anbiya: 7)
Allah Subhanahu wa Ta’ala
mengkhususkan kaum pria
dalam banyak ibadah seperti
jihad, shalat jum’at dan lainnya.
Demikian pula Allah anugerahkan
kepada mereka akal yang kuat,
kesabaran dan keteguhan hati
yang tidak dimiliki oleh wanita.
(Taisir Al Karimir Rahman fi Tafsir
Al Kalamin Mannan hal. 177)
Kedua, Allah membebankan
kepada pria (suami) untuk
menafkahi istrinya. Ibnu Katsir
rahimahullah ketika menafsirkan
firman Allah Subhanahu wa
Ta’ala:
“…dan disebabkan kaum pria
telah membelanjakan sebagian
dari harta mereka…” (An Nisa:
34)
Beliau menyatakan: (Harta yang
mereka belanjakan) berupa
mahar, nafkah dan tanggungan
yang Allah wajibkan pada
mereka seperti yang tersebut
dalam kitab-Nya dan sunnah
Nabi-Nya shallallahu ‘alaihi
wasallam. Maka pria lebih utama
dari wanita dan ia memiliki
kelebihan dan keunggulan di
atas wanita karena itu ia pantas
menjadi pemimpin bagi wanita
sebagaimana Allah Subhanahu
wa Ta’ala berfirman:
“Para suami memiliki kelebihan
satu tingkatan di atas para
istri.” (Al Baqarah: 228)
Ketika menafsirkan ayat di atas,
beliau rahimahullah menyatakan:
“Para suami memiliki kelebihan
satu tingkatan di atas para istri
yaitu dalam keutamaan, dalam
penciptaan, tabiat, kedudukan,
keharusan mentaati perintahnya
(yakni istri harus taat dengan
suaminya selama tidak
memerintahkan untuk
bermaksiat kepada Allah
Subhanahu wa Ta’ala), dalam
memberikan infak/belanja…
(Tafsir Ibnu Katsir 2/278)
Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam
dalam sabda-sabdanya juga
banyak menyinggung kelebihan
pria atau suami dibanding
wanita. Di antaranya bisa kita
baca berikut ini:
“Seandainya aku boleh
memerintahkan seseorang untuk
sujud kepada orang lain niscaya
aku perintahkan istri untuk sujud
kepada suaminya.” (HR. Tirmidzi,
dan dikatakan oleh Syaikh Al
Albani rahimahullah dalam
Shahih Sunan Tirmidzi no. 926:
hasan shahih)
“Seandainya aku boleh
memerintahkan seseorang untuk
sujud kepada selain Allah niscaya
aku perintahkan istri untuk sujud
kepada suaminya. Demi Dzat
yang jiwa Muhammad berada di
tangan-Nya, tidaklah seorang
istri dapat menunaikan hak
Tuhannya hingga ia menunaikan
hak suaminya seluruhnya.
Sampai-sampai seandainya
suaminya meminta dirinya
(mengajaknya bersenggama)
sementara dia sedang berada di
atas pelana (yang dipasang di
atas unta) dia tidak boleh
menolaknya.” (HR. Ahmad dalam
Musnadnya, Ibnu Majah dan Ibnu
Hibban. Dihasankan oleh Syaikh
Al Albani dalam Shahihul Jami’
5295 dan Irwaul Ghalil 1998)
Istri yang menolak ajakan
senggama dari suaminya
diancam oleh Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wasallam
dengan sabda beliau:
“Jika seorang suami memanggil
istrinya ke tempat tidurnya lalu si
istri menolak untuk datang maka
para malaikat akan melaknatnya
sampai pagi.” (Shahih, HR.
Bukhari no. 5193 dan Muslin no.
1436)
Dalam riwayat Muslim (no. 1436):
“Demi Dzat yang jiwaku berada
di tangan-Nya, tidaklah seorang
suami memanggil istrinya ke
tempat tidurnya lalu si istri
menolak ajakan suaminya
melainkan yang di langit murka
pada istri tersebut sampai
suaminya ridha padanya.”
Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam
bersabda ketika ditanya kriteria
istri yang baik:
“Istri yang menyenangkan ketika
dipandang oleh suaminya, taat
kepada suaminya ketika
diperintah dan ia tidak
menyelisihi suaminya dalam
perkara yang tidak disukai
suaminya baik dalam dirinya
maupun harta suaminya.” (HR.
Ahmad. Dishahihkan Syaikh Al
Albani dalam As Shahihul Jami’
no. 3398, Al Misykat 3272 dan As
Shahihah 1838)
Seorang istri tidak
diperkenankan puasa sunnah
ketika suaminya berada di rumah
kecuali setelah mendapat izin
darinya, sebagaimana sabda
Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam:
“Tidak boleh seorang istri puasa
sunnah sementara suaminya ada
di rumah kecuali setelah
mendapat izin dari
suaminya.” (Shahih, HR. Bukhari
no. 5192 dan Muslim no. 1026)
Seorang istri diperkenankan
keluar rumah untuk shalat di
masjid bila telah mendapatkan
izin suaminya. Nabi shallallahu
‘alaihi wasallam menuntunkan:
“Apabila istri salah seorang dari
kalian minta izin ke masjid maka
janganlah ia
melarangnya.” (Shahih, HR.
Bukhari no. 5238 dan Muslim no.
442)
Dari beberapa dalil yang telah
disebutkan jelaslah bagaimana
tingginya kedudukan seorang
suami. Semua itu menunjukkan
bahwa suamilah yang berhak
memimpin keluarganya. Dialah
yang pantas sebagai nahkoda
bagi sebuah bahtera yang ingin
pelayarannya berakhir dengan
selamat ke tempat tujuan. Inilah
pembagian Allah Subhanahu wa
Ta’ala yang Maha Adil maka tidak
pantas seorang hamba yang
mentaati-Nya untuk memprotes
ketetapan-Nya. Bukankah Dia
Yang Maha Tinggi telah
berfirman:
“Dan janganlah kalian iri
terhadap apa yang dikaruniakan
Allah kepada sebagian kalian
lebih banyak daripada sebagian
yang lain. (Karena) bagi kaum
pria ada bagian dari apa yang
mereka usahakan dan bagi kaum
wanita pun ada bagian dari apa
yang mereka usahakan. Karena
itu mohonlah kepada Allah
sebagian dari karunia-Nya.
Sesungguhnya Allah Maha
Mengetahui segala sesuatu.” (An
Nisa: 32)
Wallahu a’lam bish-shawab.
Senin, 19 September 2011
Sabtu, 17 September 2011
watak wanita berdasarkan alat kelamin
Dalam bahasa Sansekerta, alat
kelamin wanita disebut bhaga.
Berikut ini adalah pemahaman
tentang bhaga berdasarkan
sumber-sumber kuno India. Pada
dasarnya bhaga terbagi dua,
yakni yang tertutup oleh kulit
dan yang tertutup oleh
membran.
Dalam halnya dengan yang
pertama dikatakan demikian:
Wanita yang mempunyai rambut
tumbuh ke atas, yang bhaganya
berdaging dan padat, meskipun
dia terlahir dalam keluarga
golongan rendah, tapi dia akan
menjadi istri raja (maksudnya
penguasa atau pimpinan).
Jika bhaganya berbentuk seperti
daun peepal, menonjol seperti
punggung kepiting, dan tanpa
puncak atau kepala ditambah
bhaganya mempunyai kilau
bulan purnama, berdaging dan
menyerupai pantat kendi
(menonjol dan sedikit cembung),
maka wanita seperti ini akan
memberikan kenikmatan di
tempat tidur.
Dalam hal kedua:
Jika bhaga yang tertutup
membran berbentuk bunga tila
atau menyerupai kuku kuda:
kedua tipe tersebut akan
mengarah pada kemiskinan dan
wanita yang mempunyai bhaga
seperti itu akan melewatkan
hidupnya melakukan pekerjaan-
pekerjaan kasar.
Jika bhaga berbentuk ulookhala
(berbentuk lesung besar untuk
menumbuk padi atau gandum),
maka wanita tersebut akan
menderita.
Jika mulut bhaga lebar dan
menganga, maka dia akan
mengalami kematian awal.
Bhaga yang jelek tanpa banyak
daging dan rambut seperti
rambut kuda atau rambut gajah,
menandakan watak yang jelek,
kemiskinan, dan
ketidakberuntungan.
Sumber lain mengatakan
demikian:
Bhaga yang tertutup kulit atau
dilindungi kulit harus berukuran
besar dan berbentuk daun
peepal.
Wanita yang mempunyai bhaga
seperti punggung kepiting atau
lengan gajah merupakan
pertanda baik. Jika yang
menonjol adalah sisi kiri, maka
dia akan mempunyai lebih
banyak anak perempuan. Tetapi
jika yang menonjol adalah sisi
kanan, maka dia akan
mempunyai lebih banyak anak
laki-laki.
Bhaga harus mempunyai rambut
halus seperti rambut tikus.
Wanita yang mempunyai rambut
tebal dan kasar seperti rambut
gajah, tidak mempunyai
keberuntungan yang bagus.
Bhaga harus berbentuk seperti
daun teratai atau peepal. Jika
bhaga datar, maka tidak
menguntungkan.
Bhaga yang terlindungi atau
tertutup oleh membran harus
padat dan bhaganasa (membran
tipis di antara labia majora) tidak
boleh terlihat.
Jika bhaga seperti kuku rusa
atau seperti chulli (tungku India
berbentuk seperti huruf U) atau
seperti panci dengan mulut yang
terbuka lebar dengan bhaganasa
yang terlihat, maka ini adalah
pertanda yang tidak baik atau
tidak menguntungkan dan dia
akan menghabiskan hidupnya
untuk mengerjakan pekerjaan-
pekerjaan rumah tangga.
Wanita yang mempunyai bhaga
dengan putaran di dalamnya
yang menyerupai keong, tidak
dapat dibuahi atau mandul.
Jika bhaga berwarna seperti
bambu atau rotan (tidak
sepenuhnya berwarna merah)
atau tidak simetris, melengkung,
sangat lemas atau lentur,
panjang atau besar atau jika
bhaganasa sangat besar dan
menonjol, maka ini pertanda
yang sangat tidak
menguntungkan.
Bhaga yang baik harus tumbuh
seperti daun peepal dan
rambutnya tumbuh searah jarum
jam.
Jika ada gumpalan rambut, maka
wanita tersebut beruntung
dalam hal mempunyai anak laki-
laki, kemakmuran, dan lumbung.
Ciri-ciri bhaga yang bagus:
bentuknya menyerupai daun
peepal, menonjol atau cembung
seperti punggung kepiting atau
lengan gajah, berambut halus,
dan besar.
Yang tidak bagus: keras,
berambut tebal dan kasar, dan
kering (tidak berdaging).
Ciri-ciri yang bagus juga
demikian: berawarna seperti
teratai dan mempunyai
bhaganasa yang kecil, terbenam
dengan baik dan tidak terlihat.
Sebaliknya yang tidak bagus:
bhaganasa yang besar dan
menonjol keluar, memerlukan
fleksibilitas, dan menganga lebar.
Nih, masih ada lagi dari sumber
kuno lain:
Ada tujuh atribut yang katanya
menambah kenikmatan di
tempat tidur, yaitu bhaga harus
bersih, sangat hangat, padat,
bagian luarnya lembut, bagian
dalamnya kasar seperti lidah
sapi, tertutup atau menangkup,
dan mengeluarkan bau yang
harum.
Bhaga yang bagus: mempunyai
gumpalan rambut yang berada di
sebelah kiri, gumpalan atau
putaran rambut sesuai dengan
arah jarum jam.
Bhaga yang peot menandakan
kejandaan.
Jika tidak ada rambut sama
sekali, sangat dipuji kitab-kitab
kuno India (Apa maksudnya ya,
padahal menurut bangsa
Tiongkok, kalau “gundul” kurang
bernafsu dan kurang tahan
penyakit).
kelamin wanita disebut bhaga.
Berikut ini adalah pemahaman
tentang bhaga berdasarkan
sumber-sumber kuno India. Pada
dasarnya bhaga terbagi dua,
yakni yang tertutup oleh kulit
dan yang tertutup oleh
membran.
Dalam halnya dengan yang
pertama dikatakan demikian:
Wanita yang mempunyai rambut
tumbuh ke atas, yang bhaganya
berdaging dan padat, meskipun
dia terlahir dalam keluarga
golongan rendah, tapi dia akan
menjadi istri raja (maksudnya
penguasa atau pimpinan).
Jika bhaganya berbentuk seperti
daun peepal, menonjol seperti
punggung kepiting, dan tanpa
puncak atau kepala ditambah
bhaganya mempunyai kilau
bulan purnama, berdaging dan
menyerupai pantat kendi
(menonjol dan sedikit cembung),
maka wanita seperti ini akan
memberikan kenikmatan di
tempat tidur.
Dalam hal kedua:
Jika bhaga yang tertutup
membran berbentuk bunga tila
atau menyerupai kuku kuda:
kedua tipe tersebut akan
mengarah pada kemiskinan dan
wanita yang mempunyai bhaga
seperti itu akan melewatkan
hidupnya melakukan pekerjaan-
pekerjaan kasar.
Jika bhaga berbentuk ulookhala
(berbentuk lesung besar untuk
menumbuk padi atau gandum),
maka wanita tersebut akan
menderita.
Jika mulut bhaga lebar dan
menganga, maka dia akan
mengalami kematian awal.
Bhaga yang jelek tanpa banyak
daging dan rambut seperti
rambut kuda atau rambut gajah,
menandakan watak yang jelek,
kemiskinan, dan
ketidakberuntungan.
Sumber lain mengatakan
demikian:
Bhaga yang tertutup kulit atau
dilindungi kulit harus berukuran
besar dan berbentuk daun
peepal.
Wanita yang mempunyai bhaga
seperti punggung kepiting atau
lengan gajah merupakan
pertanda baik. Jika yang
menonjol adalah sisi kiri, maka
dia akan mempunyai lebih
banyak anak perempuan. Tetapi
jika yang menonjol adalah sisi
kanan, maka dia akan
mempunyai lebih banyak anak
laki-laki.
Bhaga harus mempunyai rambut
halus seperti rambut tikus.
Wanita yang mempunyai rambut
tebal dan kasar seperti rambut
gajah, tidak mempunyai
keberuntungan yang bagus.
Bhaga harus berbentuk seperti
daun teratai atau peepal. Jika
bhaga datar, maka tidak
menguntungkan.
Bhaga yang terlindungi atau
tertutup oleh membran harus
padat dan bhaganasa (membran
tipis di antara labia majora) tidak
boleh terlihat.
Jika bhaga seperti kuku rusa
atau seperti chulli (tungku India
berbentuk seperti huruf U) atau
seperti panci dengan mulut yang
terbuka lebar dengan bhaganasa
yang terlihat, maka ini adalah
pertanda yang tidak baik atau
tidak menguntungkan dan dia
akan menghabiskan hidupnya
untuk mengerjakan pekerjaan-
pekerjaan rumah tangga.
Wanita yang mempunyai bhaga
dengan putaran di dalamnya
yang menyerupai keong, tidak
dapat dibuahi atau mandul.
Jika bhaga berwarna seperti
bambu atau rotan (tidak
sepenuhnya berwarna merah)
atau tidak simetris, melengkung,
sangat lemas atau lentur,
panjang atau besar atau jika
bhaganasa sangat besar dan
menonjol, maka ini pertanda
yang sangat tidak
menguntungkan.
Bhaga yang baik harus tumbuh
seperti daun peepal dan
rambutnya tumbuh searah jarum
jam.
Jika ada gumpalan rambut, maka
wanita tersebut beruntung
dalam hal mempunyai anak laki-
laki, kemakmuran, dan lumbung.
Ciri-ciri bhaga yang bagus:
bentuknya menyerupai daun
peepal, menonjol atau cembung
seperti punggung kepiting atau
lengan gajah, berambut halus,
dan besar.
Yang tidak bagus: keras,
berambut tebal dan kasar, dan
kering (tidak berdaging).
Ciri-ciri yang bagus juga
demikian: berawarna seperti
teratai dan mempunyai
bhaganasa yang kecil, terbenam
dengan baik dan tidak terlihat.
Sebaliknya yang tidak bagus:
bhaganasa yang besar dan
menonjol keluar, memerlukan
fleksibilitas, dan menganga lebar.
Nih, masih ada lagi dari sumber
kuno lain:
Ada tujuh atribut yang katanya
menambah kenikmatan di
tempat tidur, yaitu bhaga harus
bersih, sangat hangat, padat,
bagian luarnya lembut, bagian
dalamnya kasar seperti lidah
sapi, tertutup atau menangkup,
dan mengeluarkan bau yang
harum.
Bhaga yang bagus: mempunyai
gumpalan rambut yang berada di
sebelah kiri, gumpalan atau
putaran rambut sesuai dengan
arah jarum jam.
Bhaga yang peot menandakan
kejandaan.
Jika tidak ada rambut sama
sekali, sangat dipuji kitab-kitab
kuno India (Apa maksudnya ya,
padahal menurut bangsa
Tiongkok, kalau “gundul” kurang
bernafsu dan kurang tahan
penyakit).
Selasa, 05 Juli 2011
kelebihan bulan sya'ban dan nisfu sya'bankelebihan bulan sya'ban dan nisfu sya'ban
1. Sabda Nabi s.a.w bermaksud:
Apabila masuk bulan sya`ban,
baikkanlah niatmu padanya,
kerana kelebihan sya`ban atas
segala bulan seperti kelebihanku
atas kamu.(Al-hadis)
2. Barangsiapa berpuasa sehari
pada bulan sya`ban, diharamkan
Allah tubuhnya dari api neraka .
Dia akan menjadi teman nabi
Allah Yusuf a.s. di dalam syurga.
Diberi pahala oleh Allah seperti
pahala nabi Allah Ayob a.s dan
nabi Daud a.s. Jika dia
sempurnakan puasanya sebulan
bulan sya`ban, dimudahkan Allah
atasnya sakratul maut dan
ditolakkan (terlepas) daripadanya
kegelapan di dalam kubur,
dilepaskan daripada huruhara
Munkar dan Nakir, ditutup Allah
keaibannya di hari Qiamat, dan
diwajibkan Syurga baginya.(Al-
hadis)
3. Barangsiapa berpuasa pada
awal hari khamis pada bulan
sya`ban dan akhir khamis
daripada sya`ban, dimasukkan
dia ke dalam Syurga. (Al-hadis
dari kitab Al barkah).
4. Berkata Siti A`isyah r.a.h, bulan
yang lebih dikasihi oleh
Rasullullah s.a.w ialah bulan
Sya`ban.
5. Sabda Nabi s.a.w: Sya`ban
adalah bulanku, dan Ramadhan
adalah bulan umatku. Sya`ban
ialah mengkifaratkan
(menghapuskan) dosa dan
Ramadhan ialah menyucikan
dosa (jasmani rohani).(Al-Hadis).
6. Sabda Nabi s.a.w : Bahawa
puasa Sya`ban kerana
membesarkan Ramadhan, siapa
yang berpuasa tiga hari daripada
bulan Sya`ban, kemudian dia
berselawat atasku beberapa kali
sebelum berbuka puasa, maka
diampunkan oleh Allah dosanya
yang telah lalu, diberkatkan
rezekinya. Antara lain sabdanya
lagi: Bahawa Allah ta`ala
membukakan pada bulan itu tiga
ratus pintu rahmat. (Al-Hadis).
7. Sabda Rasullullah s.a.w:
Dinamakan Sya`ban kerana
padanya terdapat kebajikan yang
amat banyak, dan puasa yang
lebih afdal sesudah (selain)
Ramadhan ialah puasa bulan
Sya`ban.(Al-hadis).
8. Sabda Nabi s.a.w: Bahawa
kelebihan Rejab atas bulan -
bulan yang lainnya seperti
kelebihan Quran ke atas segala
Qalam. Kelebihan Sya`ban atas
bulan-bulan yang lainnya seperti
kelebihan atas segala ambia
(nabi-nabi). Kelebihan Ramadhan
atas bulan yang lain seperti
kelebihan Allah atas segala
makhluknya. (Al-hadis)
9. Bulan Sya`ban, keagungan
malamnya dengan malam nisfu
Sya`ban, sepertimana keagungan
Rejab dengan malam Israk
Mikrajnya, dan keagungan
Ramadhan dengan malam
Lailatul Qadarnya. Maka pada
malam Nisfu Sya`ban telah
datang Jibril kepada Rasul s.a.w
lalu katanya: Angkat kepalamu
kelangit, itulah malam yang
dibukakan Allah padanya tiga
ratus pintu rahmat dan
diampunkan Allah sekalian orang
yang tiada menyekutukan (syirik)
dengan-Nya sesuatu, kecuali
tukang nujum, kekal di dalam
zina, kekal minum arak, durhaka
terhadap ibubapa.(Al-hadis)
10. Sabda Nabi s.a.w: Allah
menilik kepada hamba-Nya pada
malam Nisfu Sya`ban maka
diampunkan dosa segala
makhluknya melainkan orang
syirik dan orang yang tiada
bertutur dengan saudaranya.(Al-
hadis)
11. Sabdanya lagi: Apabila pada
malam Nisfu Sya`ban maka
berjagalah kamu pada malamnya
bersembahyang, beribadah, dan
puasa kamu pada siangnya. Allah
berfirman: Adakah orang yang
meminta ampun maka Aku
ampunkannya, adakah orang
yang ditimpa bala` Aku
a`fiatkannya. Adakah orang yang
meminta rezeki maka Aku
rezekikannya, demikianlah
pertanyaan lainnya sehingga
keluar fajar subuh. (Al-hadis)
12. Tersebut dalam kitab Al-
berkat: Bahawa jin, burung,
binatang-binatang buas, ikan di
laut berpuasa mereka pada hari
nisfu Sya`ban.
13. Tersebut di dalam kitab:
Bahawa Jibril bersungguh-
sungguh pada malam Nisfu
Sya`ban menunaikan segala
hajat. Maka datanglah Jibril
kepada Rasullullah s.a.w kali
keduanya, katanya: Ya
Muhammad, gembirakanlah
kamu bahawa Allah ta`ala telah
mengampunkan segala umatmu
orang yang tiada menyekutukan-
Nya sesuatu. Angkatkan
kepalamu, lalu Rasullullah s.a.w
pun mengankatkan kepalanya,
tiba-tiba terbuka segala pintu
syurga. Dalam riwayat yang lain
pula menyatakan terbuka segala
pintu langit. Pada pintu langit
pertama malaikat menyeru
kemenangan bagi orang yang
rukuk pada malan ini. Pada pintu
langit yang kedua, malaikat
menyeru kemenangan bagi
orang yang sujud pada malam
ini. Pada langit yang ketiga,
malaikat menyeru kemenangan
bagi orang yang minta doa pada
malam ini. Pada pintu langit
keempat, malaikat menyeru
kemenangan bagi orang yang
berzikir pada malam ini. Pada
pintu langit kelima, malaikat
menyeru kemenangan bagi
orang yang menangis takutkan
Allah subhanahuwa ta`ala pada
malam ini. Pada pintu langit
keenam, malaikat menyeru
kemenangan bagi orang yang
mengerjakan amal kebajikan
pada malam ini. Dan pada pintu
langit yang ketujuh, malaikat
menyeru kemenangan bagi
orang yang meminta, maka
dikurniakan permintaannya itu,
dan pada pintu langit yang
kelapan malaikat menyeru:
Adakah orang yang meminta
ampun maka diampunkan
baginya. Bertanya aku kepada
Jibril, sampai bilakah terbukanya
semua pintu ini (diterima doa),
Jibril menjawab: Sehingga naik
fajar subuh. Dan katanya lagi:
Pada malam ini dimerdekakan
hamba-Nya yang mukmin lelaki
perempuan dari api neraka
sebanyak bulu kambing bani
kalab (bani kalab diantara orang-
orang arab yang paling banyak
memelihara kambing). Dalam
satu riwayat yang lain pula
bahawa Allah memerdekakan
hamba-Nya daripada neraka
sebanyak bintang-bintang
dilangit dan sebanyak hari dunia
dan malamnya. Pada malam
inilah dihantarkan Allah akan
jibril ke Syurga untuk menghiasi
syurga.
14. Barangsiapa membaca,(Tiada
tuhan melainkan Allah, tiada kami
sembah melainkan Dia, dengan
ikhlas lagi teguh atas dasar
agama (tauhid) walaupun
dibenci oleh orang-orang kafir)
ditulis Allah baginya ibadat
seribu tahun, dan dihapuskan
daripadanya dosa seribu tahun,
dan keluarnya dari kubur,
mukanya seperti bulan purnama
dan ditulis pada Allah taa`la
orang benar siddiq (orang yang
benar).
15. Allah tidak akan
mengampunkan dosa pada
malam nisfu sya`ban enam
orang;
1) Orang yang kekal minum
arak
2) Orang yang durhaka kepada
ibubapa
3) Orang yang kekal dalam zina
4) Orang yang banyak berkelahi
5) Orang yang melakukan
perjualannya dengan sumpah
yang dusta
6) Orang yang memperlakukan
orang supaya kelahi (Al-hadis).
16. Riwayat daripada Usman,
sabda baginda Rasullullah s.a.w:
Pada malam nisfu Sya`ban
setelah berlaku 1/3 malamnya,
Allah turun ke langit dunia lalu
berfirman: Adakah orang-orang
yang meminta maka Aku
perkenankan permintaannya,
adakah orang yang meminta
ampun maka Aku ampunkannya,
adakah orang yang bertaubat
maka Aku taubatkan akannya,
dan diampunkan bagi sekalian
orang mukmin lelaki perempuan,
melainkan orang yang berzina
atau orang yang berdendam
marah hatinya kepada
saudaranya. (Al-hadis)
17. Sabda Nabi s.a.w: Ya A`isyah!
Adakah engkau izinkan aku
sembahyang pada malam ini?
Jawab A`isyah: Ya, aku izinkan
lalu nabi pun bersembahyanglah
sepanjang malam nisfu Sya`ban
itu, beliau sujud terlalu lama
masanya, sehingga aku sangka
beliau telah diambil ruhnya
(mati), lalu aku tutupkannya
dengan kain, aku letakkan
tanganku di atas dua tapak
kakinya. Maka bergerak ia,
gembiralah aku kerana beliau
masih bernafas lagi, dan aku
dengar beliau membaca di dalam
sujudnya:
(Aku berlindung dengan
kemaafan Engkau daripada
siksa Engkau, dan aku
berlindung dengan keredhaan
Engkau daripada kehinaan
Engkau, dan aku berlindung
dengan Engkau daripada
kejahatan yang datang
daripada Engkau, aku tiada
terhingga memuji Engkau
sepertimana Engkau memuji
diri Engkau). Nabi menyuruh
A`isyah mengamalkan doa ini
dalan sujud. (Al-hadis)
18. Sesiapa sembahyang pada
malam nisfu Sya`ban daripada
umat Muhammad s.a.w terlebih
afdal daripada ibadatnya 400
tahun. Demikian Allah memberi
tahu kepada nabi Isa a.s lalu Isa
a.s pun berdoa kepada tuhan:
"Mudah-mudahan aku daripada
umat Muhammad s.a.w".
Apabila masuk bulan sya`ban,
baikkanlah niatmu padanya,
kerana kelebihan sya`ban atas
segala bulan seperti kelebihanku
atas kamu.(Al-hadis)
2. Barangsiapa berpuasa sehari
pada bulan sya`ban, diharamkan
Allah tubuhnya dari api neraka .
Dia akan menjadi teman nabi
Allah Yusuf a.s. di dalam syurga.
Diberi pahala oleh Allah seperti
pahala nabi Allah Ayob a.s dan
nabi Daud a.s. Jika dia
sempurnakan puasanya sebulan
bulan sya`ban, dimudahkan Allah
atasnya sakratul maut dan
ditolakkan (terlepas) daripadanya
kegelapan di dalam kubur,
dilepaskan daripada huruhara
Munkar dan Nakir, ditutup Allah
keaibannya di hari Qiamat, dan
diwajibkan Syurga baginya.(Al-
hadis)
3. Barangsiapa berpuasa pada
awal hari khamis pada bulan
sya`ban dan akhir khamis
daripada sya`ban, dimasukkan
dia ke dalam Syurga. (Al-hadis
dari kitab Al barkah).
4. Berkata Siti A`isyah r.a.h, bulan
yang lebih dikasihi oleh
Rasullullah s.a.w ialah bulan
Sya`ban.
5. Sabda Nabi s.a.w: Sya`ban
adalah bulanku, dan Ramadhan
adalah bulan umatku. Sya`ban
ialah mengkifaratkan
(menghapuskan) dosa dan
Ramadhan ialah menyucikan
dosa (jasmani rohani).(Al-Hadis).
6. Sabda Nabi s.a.w : Bahawa
puasa Sya`ban kerana
membesarkan Ramadhan, siapa
yang berpuasa tiga hari daripada
bulan Sya`ban, kemudian dia
berselawat atasku beberapa kali
sebelum berbuka puasa, maka
diampunkan oleh Allah dosanya
yang telah lalu, diberkatkan
rezekinya. Antara lain sabdanya
lagi: Bahawa Allah ta`ala
membukakan pada bulan itu tiga
ratus pintu rahmat. (Al-Hadis).
7. Sabda Rasullullah s.a.w:
Dinamakan Sya`ban kerana
padanya terdapat kebajikan yang
amat banyak, dan puasa yang
lebih afdal sesudah (selain)
Ramadhan ialah puasa bulan
Sya`ban.(Al-hadis).
8. Sabda Nabi s.a.w: Bahawa
kelebihan Rejab atas bulan -
bulan yang lainnya seperti
kelebihan Quran ke atas segala
Qalam. Kelebihan Sya`ban atas
bulan-bulan yang lainnya seperti
kelebihan atas segala ambia
(nabi-nabi). Kelebihan Ramadhan
atas bulan yang lain seperti
kelebihan Allah atas segala
makhluknya. (Al-hadis)
9. Bulan Sya`ban, keagungan
malamnya dengan malam nisfu
Sya`ban, sepertimana keagungan
Rejab dengan malam Israk
Mikrajnya, dan keagungan
Ramadhan dengan malam
Lailatul Qadarnya. Maka pada
malam Nisfu Sya`ban telah
datang Jibril kepada Rasul s.a.w
lalu katanya: Angkat kepalamu
kelangit, itulah malam yang
dibukakan Allah padanya tiga
ratus pintu rahmat dan
diampunkan Allah sekalian orang
yang tiada menyekutukan (syirik)
dengan-Nya sesuatu, kecuali
tukang nujum, kekal di dalam
zina, kekal minum arak, durhaka
terhadap ibubapa.(Al-hadis)
10. Sabda Nabi s.a.w: Allah
menilik kepada hamba-Nya pada
malam Nisfu Sya`ban maka
diampunkan dosa segala
makhluknya melainkan orang
syirik dan orang yang tiada
bertutur dengan saudaranya.(Al-
hadis)
11. Sabdanya lagi: Apabila pada
malam Nisfu Sya`ban maka
berjagalah kamu pada malamnya
bersembahyang, beribadah, dan
puasa kamu pada siangnya. Allah
berfirman: Adakah orang yang
meminta ampun maka Aku
ampunkannya, adakah orang
yang ditimpa bala` Aku
a`fiatkannya. Adakah orang yang
meminta rezeki maka Aku
rezekikannya, demikianlah
pertanyaan lainnya sehingga
keluar fajar subuh. (Al-hadis)
12. Tersebut dalam kitab Al-
berkat: Bahawa jin, burung,
binatang-binatang buas, ikan di
laut berpuasa mereka pada hari
nisfu Sya`ban.
13. Tersebut di dalam kitab:
Bahawa Jibril bersungguh-
sungguh pada malam Nisfu
Sya`ban menunaikan segala
hajat. Maka datanglah Jibril
kepada Rasullullah s.a.w kali
keduanya, katanya: Ya
Muhammad, gembirakanlah
kamu bahawa Allah ta`ala telah
mengampunkan segala umatmu
orang yang tiada menyekutukan-
Nya sesuatu. Angkatkan
kepalamu, lalu Rasullullah s.a.w
pun mengankatkan kepalanya,
tiba-tiba terbuka segala pintu
syurga. Dalam riwayat yang lain
pula menyatakan terbuka segala
pintu langit. Pada pintu langit
pertama malaikat menyeru
kemenangan bagi orang yang
rukuk pada malan ini. Pada pintu
langit yang kedua, malaikat
menyeru kemenangan bagi
orang yang sujud pada malam
ini. Pada langit yang ketiga,
malaikat menyeru kemenangan
bagi orang yang minta doa pada
malam ini. Pada pintu langit
keempat, malaikat menyeru
kemenangan bagi orang yang
berzikir pada malam ini. Pada
pintu langit kelima, malaikat
menyeru kemenangan bagi
orang yang menangis takutkan
Allah subhanahuwa ta`ala pada
malam ini. Pada pintu langit
keenam, malaikat menyeru
kemenangan bagi orang yang
mengerjakan amal kebajikan
pada malam ini. Dan pada pintu
langit yang ketujuh, malaikat
menyeru kemenangan bagi
orang yang meminta, maka
dikurniakan permintaannya itu,
dan pada pintu langit yang
kelapan malaikat menyeru:
Adakah orang yang meminta
ampun maka diampunkan
baginya. Bertanya aku kepada
Jibril, sampai bilakah terbukanya
semua pintu ini (diterima doa),
Jibril menjawab: Sehingga naik
fajar subuh. Dan katanya lagi:
Pada malam ini dimerdekakan
hamba-Nya yang mukmin lelaki
perempuan dari api neraka
sebanyak bulu kambing bani
kalab (bani kalab diantara orang-
orang arab yang paling banyak
memelihara kambing). Dalam
satu riwayat yang lain pula
bahawa Allah memerdekakan
hamba-Nya daripada neraka
sebanyak bintang-bintang
dilangit dan sebanyak hari dunia
dan malamnya. Pada malam
inilah dihantarkan Allah akan
jibril ke Syurga untuk menghiasi
syurga.
14. Barangsiapa membaca,(Tiada
tuhan melainkan Allah, tiada kami
sembah melainkan Dia, dengan
ikhlas lagi teguh atas dasar
agama (tauhid) walaupun
dibenci oleh orang-orang kafir)
ditulis Allah baginya ibadat
seribu tahun, dan dihapuskan
daripadanya dosa seribu tahun,
dan keluarnya dari kubur,
mukanya seperti bulan purnama
dan ditulis pada Allah taa`la
orang benar siddiq (orang yang
benar).
15. Allah tidak akan
mengampunkan dosa pada
malam nisfu sya`ban enam
orang;
1) Orang yang kekal minum
arak
2) Orang yang durhaka kepada
ibubapa
3) Orang yang kekal dalam zina
4) Orang yang banyak berkelahi
5) Orang yang melakukan
perjualannya dengan sumpah
yang dusta
6) Orang yang memperlakukan
orang supaya kelahi (Al-hadis).
16. Riwayat daripada Usman,
sabda baginda Rasullullah s.a.w:
Pada malam nisfu Sya`ban
setelah berlaku 1/3 malamnya,
Allah turun ke langit dunia lalu
berfirman: Adakah orang-orang
yang meminta maka Aku
perkenankan permintaannya,
adakah orang yang meminta
ampun maka Aku ampunkannya,
adakah orang yang bertaubat
maka Aku taubatkan akannya,
dan diampunkan bagi sekalian
orang mukmin lelaki perempuan,
melainkan orang yang berzina
atau orang yang berdendam
marah hatinya kepada
saudaranya. (Al-hadis)
17. Sabda Nabi s.a.w: Ya A`isyah!
Adakah engkau izinkan aku
sembahyang pada malam ini?
Jawab A`isyah: Ya, aku izinkan
lalu nabi pun bersembahyanglah
sepanjang malam nisfu Sya`ban
itu, beliau sujud terlalu lama
masanya, sehingga aku sangka
beliau telah diambil ruhnya
(mati), lalu aku tutupkannya
dengan kain, aku letakkan
tanganku di atas dua tapak
kakinya. Maka bergerak ia,
gembiralah aku kerana beliau
masih bernafas lagi, dan aku
dengar beliau membaca di dalam
sujudnya:
(Aku berlindung dengan
kemaafan Engkau daripada
siksa Engkau, dan aku
berlindung dengan keredhaan
Engkau daripada kehinaan
Engkau, dan aku berlindung
dengan Engkau daripada
kejahatan yang datang
daripada Engkau, aku tiada
terhingga memuji Engkau
sepertimana Engkau memuji
diri Engkau). Nabi menyuruh
A`isyah mengamalkan doa ini
dalan sujud. (Al-hadis)
18. Sesiapa sembahyang pada
malam nisfu Sya`ban daripada
umat Muhammad s.a.w terlebih
afdal daripada ibadatnya 400
tahun. Demikian Allah memberi
tahu kepada nabi Isa a.s lalu Isa
a.s pun berdoa kepada tuhan:
"Mudah-mudahan aku daripada
umat Muhammad s.a.w".
Kamis, 02 Juni 2011
kata-kata nasehat
1.Pembohong terbesar adalah
seseorang yang selalu ngomong
tentang dirinya sendiri.
2.Kegagalan adalah suatu
keberhasilan yang tertunda.
3.Hiduplah seperti pohon yang
rindang tempat dimana insan
berteduh jangan hidup seperti
pohon yang kering yang hanya
layak di jadikan kayu bakar dan
kemudian menjadi abu yang tak
berarti.
4.Hal yang paling indah dalam
ibadah adalah kehusyuaan.
5.Setiap hari adalah hari yang
baru maka hadapilah hari yang
baru dengan semangat baru.
6.Hidup ini adalah suatu jalan
yang ditaburi sengan bunga-
bunga dan adakalanya bunga itu
di siram dengan air mata dan
darah.
7.Kehidupan adalah suatu nikmat
bagi seseorang yang menyadari
dan menghargai seubah
Kehidupan.
8.Masa lau adalah seperti melihat
dari tikap kaca yang berdebu
segala nampak senyap dan tidak
pasti.
9.Kemaafan mungkin amat berat
untuk di berikan orang yang
pernah menyakitinya. tetapi
hanya dengan kemaafan hati
yang telah sakit menjadi sembuh.
10.Nikmat itu kadang-kadang
tidak di sadari hanya apabila
nikmat itu hilang barulah nikmat
itu terasa.
11.Hal yang menyedihkan dlam
hidup ini ketika bertemu dengan
seseorang yang sangat berarti
dalam hidup.
12.Sahabat ialah perhiasan yang
langka mereka membuatumu
tertawa dan memberikanmu
semangat dalam hidup.
13.Sahabat terbaik adalah dia
yang dapat duduk berayun -
ayun di beranda bersama kamu
tanpa mengucap sepatah kata
dan kemudian kamu
meninggalkannya dengan
perasaan dia sudah bercakap -
cakap bersamamu
14.Sahabat yang tidak jujur
adalah ibarat sebuah dapur yang
berhampiran.
15.Lebih baik tidur dengan perut
yang lapar daripada bangun
dengan banyak hutang.
16.Jangan memberikan makanan
kepada orang yang anda sendiri
tidak suka makanan itu sendiri.
17.Orang yang mengikuti
emosinya hialanglah adabnya.
18.Dari kesusahan itu akan di
peroleh kesenangan.
19.Ilmu pengetahuan adalah
harta yang di bawa kemana -
mana.
20.Jangan sekali - kali
meremehkan perbuatan sekecil
apapun, walaupun hanya
sekedar senyuman
21.Ilmu itu lebih baik dari harta
ilmu menjaga kamu dan kamu
menjaga harta.
22.Orang yang berkata jujur
akan mendapatkan 3 hal:
kepercayaan cinta rasa hormat
23.Manusia yang berakal
manusia yang suka menerima
dan meminta nasihat.
24.Ilmu yang tidak di amalkan
seperti pohon yang tak berbuah.
25.Orang yang mampu
menguasai dirinya adalah orang
yang mampu menjaga
rahasianya.
seseorang yang selalu ngomong
tentang dirinya sendiri.
2.Kegagalan adalah suatu
keberhasilan yang tertunda.
3.Hiduplah seperti pohon yang
rindang tempat dimana insan
berteduh jangan hidup seperti
pohon yang kering yang hanya
layak di jadikan kayu bakar dan
kemudian menjadi abu yang tak
berarti.
4.Hal yang paling indah dalam
ibadah adalah kehusyuaan.
5.Setiap hari adalah hari yang
baru maka hadapilah hari yang
baru dengan semangat baru.
6.Hidup ini adalah suatu jalan
yang ditaburi sengan bunga-
bunga dan adakalanya bunga itu
di siram dengan air mata dan
darah.
7.Kehidupan adalah suatu nikmat
bagi seseorang yang menyadari
dan menghargai seubah
Kehidupan.
8.Masa lau adalah seperti melihat
dari tikap kaca yang berdebu
segala nampak senyap dan tidak
pasti.
9.Kemaafan mungkin amat berat
untuk di berikan orang yang
pernah menyakitinya. tetapi
hanya dengan kemaafan hati
yang telah sakit menjadi sembuh.
10.Nikmat itu kadang-kadang
tidak di sadari hanya apabila
nikmat itu hilang barulah nikmat
itu terasa.
11.Hal yang menyedihkan dlam
hidup ini ketika bertemu dengan
seseorang yang sangat berarti
dalam hidup.
12.Sahabat ialah perhiasan yang
langka mereka membuatumu
tertawa dan memberikanmu
semangat dalam hidup.
13.Sahabat terbaik adalah dia
yang dapat duduk berayun -
ayun di beranda bersama kamu
tanpa mengucap sepatah kata
dan kemudian kamu
meninggalkannya dengan
perasaan dia sudah bercakap -
cakap bersamamu
14.Sahabat yang tidak jujur
adalah ibarat sebuah dapur yang
berhampiran.
15.Lebih baik tidur dengan perut
yang lapar daripada bangun
dengan banyak hutang.
16.Jangan memberikan makanan
kepada orang yang anda sendiri
tidak suka makanan itu sendiri.
17.Orang yang mengikuti
emosinya hialanglah adabnya.
18.Dari kesusahan itu akan di
peroleh kesenangan.
19.Ilmu pengetahuan adalah
harta yang di bawa kemana -
mana.
20.Jangan sekali - kali
meremehkan perbuatan sekecil
apapun, walaupun hanya
sekedar senyuman
21.Ilmu itu lebih baik dari harta
ilmu menjaga kamu dan kamu
menjaga harta.
22.Orang yang berkata jujur
akan mendapatkan 3 hal:
kepercayaan cinta rasa hormat
23.Manusia yang berakal
manusia yang suka menerima
dan meminta nasihat.
24.Ilmu yang tidak di amalkan
seperti pohon yang tak berbuah.
25.Orang yang mampu
menguasai dirinya adalah orang
yang mampu menjaga
rahasianya.
kumpulan kata kata nasehat atau kata kata bijak
Setiap manusia memiliki
kelebihan dan kekurangan. Jadi
jangan minder dengan
kekurangan kita. dan jangan iri
dengan kelebihan orang.
HARGAILAH DIRIMU APA
ADANYA!!!
=========================
Berbicara cinta sejati, ketahuilah
sesungguhnya segala ni ’mat ini
adalah dari Allah SWT, termasuk
ni ’mat mencintai lawan jenis,
untuk itu gunakanlah bingkai
yang dibenarkan oleh syariat,
dan bingkai itu adalah
pernikahan. Itulah sunnah yang
sesungguhnya,
===============================
IKUTILAH JALAN KEBENARAN ITU
JANGAN HIRAUKAN WALAUPUN
SEDIKIT ORANG MENGIKUTINYA!
JAUHKANLAH DIRIMU DARI JALAN
JALAN KESESATAN DAN
JANGANLAH TERPESONA DENGAN
BANYAKNYA ORANG ORANG YANG
MENEMPUH JALAN KEBINASAAN!
Sunnah itu bagaikan bahtera
nabi nuh.Barangsiapa
mengendarainya niscaya dia
selamat dan barangsiapa
terlambat dari bahtera tersebut
maka dia akan tenggelam ……
=============================
““Muslim sejati adalah yang tidak
pernah menggunakan lisan dan
tangannya untuk menyakiti
sesama muslim. ” (HR. Bukhori
dan Muslim dari Abdullah bin
Amr bin Ash, Riyadhus Sholihin
No. 222 )”
=============================
“Ingatlah bahwa salah satu sifat
muslim sejati adalah bersabar
ketika ditimpa musibah dan
bersyukur ketika mendapat
nikmat. Subhanallah.. …”
kelebihan dan kekurangan. Jadi
jangan minder dengan
kekurangan kita. dan jangan iri
dengan kelebihan orang.
HARGAILAH DIRIMU APA
ADANYA!!!
=========================
Berbicara cinta sejati, ketahuilah
sesungguhnya segala ni ’mat ini
adalah dari Allah SWT, termasuk
ni ’mat mencintai lawan jenis,
untuk itu gunakanlah bingkai
yang dibenarkan oleh syariat,
dan bingkai itu adalah
pernikahan. Itulah sunnah yang
sesungguhnya,
===============================
IKUTILAH JALAN KEBENARAN ITU
JANGAN HIRAUKAN WALAUPUN
SEDIKIT ORANG MENGIKUTINYA!
JAUHKANLAH DIRIMU DARI JALAN
JALAN KESESATAN DAN
JANGANLAH TERPESONA DENGAN
BANYAKNYA ORANG ORANG YANG
MENEMPUH JALAN KEBINASAAN!
Sunnah itu bagaikan bahtera
nabi nuh.Barangsiapa
mengendarainya niscaya dia
selamat dan barangsiapa
terlambat dari bahtera tersebut
maka dia akan tenggelam ……
=============================
““Muslim sejati adalah yang tidak
pernah menggunakan lisan dan
tangannya untuk menyakiti
sesama muslim. ” (HR. Bukhori
dan Muslim dari Abdullah bin
Amr bin Ash, Riyadhus Sholihin
No. 222 )”
=============================
“Ingatlah bahwa salah satu sifat
muslim sejati adalah bersabar
ketika ditimpa musibah dan
bersyukur ketika mendapat
nikmat. Subhanallah.. …”
Sabtu, 28 Mei 2011
Kelebihan bulan Rajab
Diriwayatkan bahawa Nabi SAW telah bersabda: "Ketahuilah bahawa bulan Rajab itu
adalah bulan ALLAH, maka barangsipa yang berpuasa satu hari dalam bulan Rajab
dengan ikhlas, maka pasti ia mendapat keridhaan yang besar dari ALLAH SWT.
- Barangsiapa yang berpuasa dua hari dalam bulan Rajab mendapat kemuliaan
disisi ALLAH SWT. Barangsiapa berpuasa tiga hari dalam bulan Rajab, maka ALLAH
akan menyelamatkannya dari bahaya dunia, seksa akhirat, dari terkena penyakit
gila, penyakit putih-putih di kulit badan yang menyebabkan sangat gatal dan
diselamatkan dari fitnahnya syaitan dan dajjal. Barangsiapa berpuasa tujuh hari
dalam bulan Rajab, maka ditutupkan tujuh pintu neraka Jahanam.
Barangsiapa berpuasa lapan hari dalam bulan Rajab, maka dibukakan lapan pintu
syurga baginya. Barangsiapa yang berpuasa lima hari dalam bulan Rajab,
permintaannya akan dikabulkan oleh ALLAH SWT. Barangsiapa berpuasa lima belas
hari dalam bulan Rajab, maka ALLAH mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu dan
menggantikan kesemua kejahatannya dengan kebaikan dan barang siapa yang
menambah (hari-hari puasa) maka ALLAH akan menambahkan pahalanya."
Sabda Rasulullah SAW: "Pada malam Mikraj, saya melihat sebuah sungai yang
airnya lebih manis dari madu, lebih sejuk dari ais dan lebih harum dari minyak
wangi, lalu saya bertanya Jibril as : "Wahai Jibril untuk siapakah sungai
ini?"Berkata Jibril as: "Ya Muhammad sungai ini adalah untuk orang yang membaca
selawat untuk engkau
dibulan Rajab."
Dalam sebuah riwayat Tsauban bercerita: "Ketika kami berjalan bersam-sama Nabi
SAW melalui sebuah kubur, lalu Nabi berhenti dan Baginda menangis dengan amat
sedih, kemudian baginda berdoa kepada ALLAH SWT. Lalu saya bertanya Rasulullah
SAW: "Ya Rasulullah SAW,mengapakan anda menangis?" Lalu Rasulullah SAW
bersabda: "Wahai Tsauban, mereka itu sedang disiksa dalam kubur mereka, dan
saya berdoa kepada ALLAH, lalu ALLAH meringankan siksa ke atas mereka."
Sabda Rasulullah SAW lagi: "Wahai Tsauban, kalaulah sekiranya mereka ini mau
berpuasa satu hari saja dalam bulan Rajab, dan mereka tidak tidur semalam saja
di bulan Rajab niscaya mereka tidak akan disiksa dalam kubur." Tsauban
bertanya: "Ya Rasulullah SAW, apakah hanya berpuasa satu hari dan beribadah
satu malam dalam bulan Rajab sudah boleh mengelakkan dari siksa kubur?"
Sabda Rasulullah SAW: "Wahai Tsauban, demi ALLAH Zat yang telah mengutus saya
sebagai nabi, tiada seorang muslim lelaki dan perempuan yang berpuasa satu hari
dan mengerjakan solat malam sekali dalam bulan Rajab dengan niat kerana
ALLAH,kecuali ALLAH mencatatkan baginya seperti berpuasa satu tahun dan
mengerjakan solat malam satu tahun."
Sabda Rasulullah SAW: "Sesungguhnya Rajab adalah bulan ALLAH, Sya'ban adalah
bulan aku (Rasulullah SAW) dan bulan Ramadhan adalah bulan umatku." "Semua
manusia akan berada dalam keadaan lapar pada hari kiamat, kecuali para nabi,
keluarga nabi dan orang-orang yang berpuasa pada bulan Rajab,Sya'ban dan bulan
Ramadhan. Maka sesungguhnya mereka kenyang serta tidak ada rasa lapar dan haus
bagi mereka."
KELEBIHAN BULAN RAJAB
Beberapa hadis Rasulullah saw menunjukkan kelebihan bulan rajab:
1.Hendaklah kamu memuliakan bulan Rajab, niscaya Allah memuliakan kamu dengan
seribu kemuliaan di hari Qiamat.
2.Bulan Rajab bulan Allah, bulan Sya'ban bulanku, dan bulan Ramadhan bulan
umatku.
3.Kemuliaan Rajab dengan malam Isra' Mi'rajnya, Sya'ban dengan malam nisfunya
dan Ramadhan dengan Lailatul-Qadarnya.
4.Puasa sehari dalam bulan Rajab mendapat syurga yang tertinggi (Firdaus).Puasa
dua hari dilipatgandakan pahalanya.
5.Puasa 3 hari pada bulan Rajab, dijadikan parit yang panjang yang
menghalangnya ke neraka (panjangnya setahun perjalanan).
6.Puasa 7 hari pada bulan Rajab, ditutup daripadanya 7 pintu neraka.
7.Puasa 16 hari pada bulan Rajab akan dapat melihat wajah Allah di dalam
syurga, dan menjadi orang yang pertama menziarahi Allah dalam syurga.
8.Kelebihan bulan Rajab dari segala bulan ialah seperti kelebihan Al-Quran
keatas semua kalam (perkataan).
9.Puasa sehari dalam bulan Rajab seumpama puasa empat puluh tahun dan iberi
minum air dari syurga.
10.Bulan Rajab Syahrullah (bulan Allah), diampunkan dosa orang-orang yang
meminta ampun dan bertaubat kepada-Nya. Puasa dalam bulan Rajab, wajib bagi yang
ber puasa itua.Diampunkan dosa-dosanya yang lalu. Dipelihara Allah umurnya yang
tinggal.Terlepas daripada dahaga di akhirat.
11.Puasa pada awal Rajab, pertengahannya dan pada akhirnya, seperti puasa
sebulan pahalanya.
12.Siapa bersedekah dalam bulan Rajab, seperti bersedekah seribu
dinar,dituliskan kepadanya pada setiap helai bulu roma jasadnya seribu
kebajikan, diangkat seribu derjat, dihapus seribu kejahatan -
"Dan barang siapa berpuasa pada tgl 27 Rajab/ Isra Mi'raj akan mendapat
pahala seperti 5 tahun berpuasa." - "Barang siapa yang berpuasa dua hari di
bulan Rajab akan mendapat kemuliaan di sisi ALLAH SWT." "Barang siapa yang
berpuasa tiga hari yaitu pada tgl 1, 2, dan 3 Rajab, maka ALLAH akan memberikan
pahala seperti 900 tahun berpuasa dan menyelamatkannya dari bahaya dunia, dan
siksa akhirat."
- "Barang siapa berpuasa lima hari dalam bulan ini, permintaannya akan
dikabulkan."
- "Barang siapa berpuasa tujuh hari dalam bulan ini, maka ditutupkan tujuh
pintu neraka Jahanam dan barang siapa berpuasa delapan hari maka akan dibukakan
delapan pintu syurga." - "Barang siapa berpuasa lima belas hari dalam bulan
ini, maka ALLAH akan mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu dan menggantikan
kesemua kejahatannya dengan kebaikan, dan barang siapa yang menambah
(hari-hari puasa) maka ALLAH akan menambahkan pahalanya."
Sabda Rasulullah SAW lagi : "Pada malam Mi'raj, saya melihat sebuah sungai yang
airnya lebih manis dari madu, lebih sejuk dari air batu dan lebih harum dari
minyak wangi, lalu saya bertanya pada Jibril a.s.: "Wahai Jibril untuk siapakan
sungai ini ?"
Maka berkata Jibrilb a.s.: "Ya Muhammad sungai ini adalah untuk orang yang
membaca salawat untuk engkau dibulan Rajab ini". Dalam sebuah riwayat Tsauban
bercerita : "Ketika kami berjalan bersama-sama Rasulullah SAW melalui sebuah
kubur,lalu Rasulullah berhenti dan beliau menangis dengan amat sedih, kemudian
beliau berdoa kepada ALLAH SWT.
Lalu saya bertanya kepada beliau: "Ya Rasulullah mengapakah engkau menangis?"
Lalu beliau bersabda : "Wahai Tsauban, mereka itu sedang disiksa dalam
kuburnya, dan saya berdoa kepada ALLAH, lalu ALLAH meringankan siksa ke atas
mereka".
Sabda beliau lagi: "Wahai Tsauban, kalaulah sekiranya mereka ini mau berpuasa
satu hari dan beribadah satu malam saja di bulan Rajab niscaya mereka tidak akan
disiksa di dalam kubur".
Tsauban bertanya: "Ya Rasulullah, apakah hanya berpuasa satu hari dan beribadah
satu malam dalam bulan Rajab sudah dapat mengelakkan dari siksa kubur?"
Sabda beliau: "Wahai Tsauban, demi ALLAH Zat yang telah mengutus saya sebagai
nabi, tiada seorang muslim lelaki dan perempuan yang berpuasa satu hari dan
mengerjakan sholat malam sekali dalam bulan Rajab dengan niat karena ALLAH,
kecuali ALLAH mencatatkan baginya seperti berpuasa satu tahun dan mengerjakan
sholat malam satu tahun."
Sabda beliau lagi: "Sesungguhnya Rajab adalah bulan ALLAH, Sya'ban adalah bulan
aku dan bulan Ramadhan adalah bulan umatku". "Semua manusia akan berada
dalam keadaan lapar pada hari kiamat, kecuali para nabi, keluarga nabi dan
orang-orang yang berpuasa pada bulan Rajab, Sya'ban dan bulan Ramadhan. Maka
sesungguhnya mereka kenyang, serta tidak akan merasa lapar dan haus bagi
mereka."
adalah bulan ALLAH, maka barangsipa yang berpuasa satu hari dalam bulan Rajab
dengan ikhlas, maka pasti ia mendapat keridhaan yang besar dari ALLAH SWT.
- Barangsiapa yang berpuasa dua hari dalam bulan Rajab mendapat kemuliaan
disisi ALLAH SWT. Barangsiapa berpuasa tiga hari dalam bulan Rajab, maka ALLAH
akan menyelamatkannya dari bahaya dunia, seksa akhirat, dari terkena penyakit
gila, penyakit putih-putih di kulit badan yang menyebabkan sangat gatal dan
diselamatkan dari fitnahnya syaitan dan dajjal. Barangsiapa berpuasa tujuh hari
dalam bulan Rajab, maka ditutupkan tujuh pintu neraka Jahanam.
Barangsiapa berpuasa lapan hari dalam bulan Rajab, maka dibukakan lapan pintu
syurga baginya. Barangsiapa yang berpuasa lima hari dalam bulan Rajab,
permintaannya akan dikabulkan oleh ALLAH SWT. Barangsiapa berpuasa lima belas
hari dalam bulan Rajab, maka ALLAH mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu dan
menggantikan kesemua kejahatannya dengan kebaikan dan barang siapa yang
menambah (hari-hari puasa) maka ALLAH akan menambahkan pahalanya."
Sabda Rasulullah SAW: "Pada malam Mikraj, saya melihat sebuah sungai yang
airnya lebih manis dari madu, lebih sejuk dari ais dan lebih harum dari minyak
wangi, lalu saya bertanya Jibril as : "Wahai Jibril untuk siapakah sungai
ini?"Berkata Jibril as: "Ya Muhammad sungai ini adalah untuk orang yang membaca
selawat untuk engkau
dibulan Rajab."
Dalam sebuah riwayat Tsauban bercerita: "Ketika kami berjalan bersam-sama Nabi
SAW melalui sebuah kubur, lalu Nabi berhenti dan Baginda menangis dengan amat
sedih, kemudian baginda berdoa kepada ALLAH SWT. Lalu saya bertanya Rasulullah
SAW: "Ya Rasulullah SAW,mengapakan anda menangis?" Lalu Rasulullah SAW
bersabda: "Wahai Tsauban, mereka itu sedang disiksa dalam kubur mereka, dan
saya berdoa kepada ALLAH, lalu ALLAH meringankan siksa ke atas mereka."
Sabda Rasulullah SAW lagi: "Wahai Tsauban, kalaulah sekiranya mereka ini mau
berpuasa satu hari saja dalam bulan Rajab, dan mereka tidak tidur semalam saja
di bulan Rajab niscaya mereka tidak akan disiksa dalam kubur." Tsauban
bertanya: "Ya Rasulullah SAW, apakah hanya berpuasa satu hari dan beribadah
satu malam dalam bulan Rajab sudah boleh mengelakkan dari siksa kubur?"
Sabda Rasulullah SAW: "Wahai Tsauban, demi ALLAH Zat yang telah mengutus saya
sebagai nabi, tiada seorang muslim lelaki dan perempuan yang berpuasa satu hari
dan mengerjakan solat malam sekali dalam bulan Rajab dengan niat kerana
ALLAH,kecuali ALLAH mencatatkan baginya seperti berpuasa satu tahun dan
mengerjakan solat malam satu tahun."
Sabda Rasulullah SAW: "Sesungguhnya Rajab adalah bulan ALLAH, Sya'ban adalah
bulan aku (Rasulullah SAW) dan bulan Ramadhan adalah bulan umatku." "Semua
manusia akan berada dalam keadaan lapar pada hari kiamat, kecuali para nabi,
keluarga nabi dan orang-orang yang berpuasa pada bulan Rajab,Sya'ban dan bulan
Ramadhan. Maka sesungguhnya mereka kenyang serta tidak ada rasa lapar dan haus
bagi mereka."
KELEBIHAN BULAN RAJAB
Beberapa hadis Rasulullah saw menunjukkan kelebihan bulan rajab:
1.Hendaklah kamu memuliakan bulan Rajab, niscaya Allah memuliakan kamu dengan
seribu kemuliaan di hari Qiamat.
2.Bulan Rajab bulan Allah, bulan Sya'ban bulanku, dan bulan Ramadhan bulan
umatku.
3.Kemuliaan Rajab dengan malam Isra' Mi'rajnya, Sya'ban dengan malam nisfunya
dan Ramadhan dengan Lailatul-Qadarnya.
4.Puasa sehari dalam bulan Rajab mendapat syurga yang tertinggi (Firdaus).Puasa
dua hari dilipatgandakan pahalanya.
5.Puasa 3 hari pada bulan Rajab, dijadikan parit yang panjang yang
menghalangnya ke neraka (panjangnya setahun perjalanan).
6.Puasa 7 hari pada bulan Rajab, ditutup daripadanya 7 pintu neraka.
7.Puasa 16 hari pada bulan Rajab akan dapat melihat wajah Allah di dalam
syurga, dan menjadi orang yang pertama menziarahi Allah dalam syurga.
8.Kelebihan bulan Rajab dari segala bulan ialah seperti kelebihan Al-Quran
keatas semua kalam (perkataan).
9.Puasa sehari dalam bulan Rajab seumpama puasa empat puluh tahun dan iberi
minum air dari syurga.
10.Bulan Rajab Syahrullah (bulan Allah), diampunkan dosa orang-orang yang
meminta ampun dan bertaubat kepada-Nya. Puasa dalam bulan Rajab, wajib bagi yang
ber puasa itua.Diampunkan dosa-dosanya yang lalu. Dipelihara Allah umurnya yang
tinggal.Terlepas daripada dahaga di akhirat.
11.Puasa pada awal Rajab, pertengahannya dan pada akhirnya, seperti puasa
sebulan pahalanya.
12.Siapa bersedekah dalam bulan Rajab, seperti bersedekah seribu
dinar,dituliskan kepadanya pada setiap helai bulu roma jasadnya seribu
kebajikan, diangkat seribu derjat, dihapus seribu kejahatan -
"Dan barang siapa berpuasa pada tgl 27 Rajab/ Isra Mi'raj akan mendapat
pahala seperti 5 tahun berpuasa." - "Barang siapa yang berpuasa dua hari di
bulan Rajab akan mendapat kemuliaan di sisi ALLAH SWT." "Barang siapa yang
berpuasa tiga hari yaitu pada tgl 1, 2, dan 3 Rajab, maka ALLAH akan memberikan
pahala seperti 900 tahun berpuasa dan menyelamatkannya dari bahaya dunia, dan
siksa akhirat."
- "Barang siapa berpuasa lima hari dalam bulan ini, permintaannya akan
dikabulkan."
- "Barang siapa berpuasa tujuh hari dalam bulan ini, maka ditutupkan tujuh
pintu neraka Jahanam dan barang siapa berpuasa delapan hari maka akan dibukakan
delapan pintu syurga." - "Barang siapa berpuasa lima belas hari dalam bulan
ini, maka ALLAH akan mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu dan menggantikan
kesemua kejahatannya dengan kebaikan, dan barang siapa yang menambah
(hari-hari puasa) maka ALLAH akan menambahkan pahalanya."
Sabda Rasulullah SAW lagi : "Pada malam Mi'raj, saya melihat sebuah sungai yang
airnya lebih manis dari madu, lebih sejuk dari air batu dan lebih harum dari
minyak wangi, lalu saya bertanya pada Jibril a.s.: "Wahai Jibril untuk siapakan
sungai ini ?"
Maka berkata Jibrilb a.s.: "Ya Muhammad sungai ini adalah untuk orang yang
membaca salawat untuk engkau dibulan Rajab ini". Dalam sebuah riwayat Tsauban
bercerita : "Ketika kami berjalan bersama-sama Rasulullah SAW melalui sebuah
kubur,lalu Rasulullah berhenti dan beliau menangis dengan amat sedih, kemudian
beliau berdoa kepada ALLAH SWT.
Lalu saya bertanya kepada beliau: "Ya Rasulullah mengapakah engkau menangis?"
Lalu beliau bersabda : "Wahai Tsauban, mereka itu sedang disiksa dalam
kuburnya, dan saya berdoa kepada ALLAH, lalu ALLAH meringankan siksa ke atas
mereka".
Sabda beliau lagi: "Wahai Tsauban, kalaulah sekiranya mereka ini mau berpuasa
satu hari dan beribadah satu malam saja di bulan Rajab niscaya mereka tidak akan
disiksa di dalam kubur".
Tsauban bertanya: "Ya Rasulullah, apakah hanya berpuasa satu hari dan beribadah
satu malam dalam bulan Rajab sudah dapat mengelakkan dari siksa kubur?"
Sabda beliau: "Wahai Tsauban, demi ALLAH Zat yang telah mengutus saya sebagai
nabi, tiada seorang muslim lelaki dan perempuan yang berpuasa satu hari dan
mengerjakan sholat malam sekali dalam bulan Rajab dengan niat karena ALLAH,
kecuali ALLAH mencatatkan baginya seperti berpuasa satu tahun dan mengerjakan
sholat malam satu tahun."
Sabda beliau lagi: "Sesungguhnya Rajab adalah bulan ALLAH, Sya'ban adalah bulan
aku dan bulan Ramadhan adalah bulan umatku". "Semua manusia akan berada
dalam keadaan lapar pada hari kiamat, kecuali para nabi, keluarga nabi dan
orang-orang yang berpuasa pada bulan Rajab, Sya'ban dan bulan Ramadhan. Maka
sesungguhnya mereka kenyang, serta tidak akan merasa lapar dan haus bagi
mereka."
Jumat, 27 Mei 2011
beberapa macam masaalah
Seorang Ulama pada zaman dahulu namanya Ibrahim. Dia pernah menanyakan beberapa masalah kepada 700 Ulama , dan jawaban dia temukan pada semua Ulama itu sama semua.
Apa yang di tanyakan oleh Tgk Ibrahim, dia menanyakan yang pertama "bagaimana orang yang di katakan dengan orang yang sempurna akal ?" ,Jawabannya ialah orang yang selalu memikirkan hal hal yang di perintahkan oleh Allah sedangkan perkara dunia atau masalah harkat hanya sekadar saja untuk dapat melakukan ibadat, maka oleh karena itu janganlah terbalik dalam mengerjakannya, karena kebiasaan di zaman sekarang kita lihat banyak sekali yang sudah terbalik dalm mengerjakannya.
Dan pertanyaan yang ke dua yaitu bagaimana yang di katakan dengan orang kaya ?, orang yang kaya ialah orang yang merasa cukup dengan harta yang ada dan selalu menghabiskan waktunya dalam hal ibadat, tidak pernah meninggalkan satu pun ibadat jangan kan ibadat wajib sunatpun tak pernah di tinggalkan.
Pertanyaan yang ke tiga yaitu siapa yang paling di benci oleh Allah ?, jawabannya adalah orang yang malas mengerjakan amal ibadah pada ketika muda/ masih kuat , karena banyak kita lihat sekarang orang yang muda tidak pernah menghiraukan dalam hal hal ibadat.
Pertanyaan keempat yaitu siapa orang yang paling pintar ?, orang yang paling pintar yaitu orang yang ketika di hari akhirat jangankan masuk neraka, lihat pun tak sempat, karena dia masa hidupnya tak pernah menghiraukan urusan/ pekerjaan dunia malainkan hanya beribadah kepada Allah siang dan malam. Memang kalau di zaman sekarang orang yang seperti demikian sudah jarang sekali, memang hampir tiada.
Cukup ini saja , kalau ada waktu dan di lain kesempatan kita jelaskan lebih panjang lagi,karena pertanyaan2 itu belum habis, tenaga untuk mengetik sudah habis, karena bukan di ketik pkek komputer, maklum lah pkek hp, Demikianlah yang dapat saya sampaikan HADANALLAH WAIYYAKUM AJMA'IN WASSALAMU 'ALAIKUM WARAHMATULLAH WABARAKATUH .
Apa yang di tanyakan oleh Tgk Ibrahim, dia menanyakan yang pertama "bagaimana orang yang di katakan dengan orang yang sempurna akal ?" ,Jawabannya ialah orang yang selalu memikirkan hal hal yang di perintahkan oleh Allah sedangkan perkara dunia atau masalah harkat hanya sekadar saja untuk dapat melakukan ibadat, maka oleh karena itu janganlah terbalik dalam mengerjakannya, karena kebiasaan di zaman sekarang kita lihat banyak sekali yang sudah terbalik dalm mengerjakannya.
Dan pertanyaan yang ke dua yaitu bagaimana yang di katakan dengan orang kaya ?, orang yang kaya ialah orang yang merasa cukup dengan harta yang ada dan selalu menghabiskan waktunya dalam hal ibadat, tidak pernah meninggalkan satu pun ibadat jangan kan ibadat wajib sunatpun tak pernah di tinggalkan.
Pertanyaan yang ke tiga yaitu siapa yang paling di benci oleh Allah ?, jawabannya adalah orang yang malas mengerjakan amal ibadah pada ketika muda/ masih kuat , karena banyak kita lihat sekarang orang yang muda tidak pernah menghiraukan dalam hal hal ibadat.
Pertanyaan keempat yaitu siapa orang yang paling pintar ?, orang yang paling pintar yaitu orang yang ketika di hari akhirat jangankan masuk neraka, lihat pun tak sempat, karena dia masa hidupnya tak pernah menghiraukan urusan/ pekerjaan dunia malainkan hanya beribadah kepada Allah siang dan malam. Memang kalau di zaman sekarang orang yang seperti demikian sudah jarang sekali, memang hampir tiada.
Cukup ini saja , kalau ada waktu dan di lain kesempatan kita jelaskan lebih panjang lagi,karena pertanyaan2 itu belum habis, tenaga untuk mengetik sudah habis, karena bukan di ketik pkek komputer, maklum lah pkek hp, Demikianlah yang dapat saya sampaikan HADANALLAH WAIYYAKUM AJMA'IN WASSALAMU 'ALAIKUM WARAHMATULLAH WABARAKATUH .
Langganan:
Postingan (Atom)